This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
Senin, 30 Januari 2012
FOTO : Pekan Mode Anak Pertama di India
Lihat keriuhan dan penampilan menggemaskan anak-anak dalam India Kids Fashion Week.
India Kids Fashion Week 2012 (REUTERS/ Danish Siddiqui)
Wajah lucu, polos dan tentunya dengan penampilan penuh gaya. Anak-anak ini merupakan para model yang tampil di rangkaian peragaan busana dalam acara India Kids Fashion Week (IKFW), spring/summer 2012.
Berlangsung mulai 17 hingga 19 Januari 2012 lalu di Mumbai, ini kali pertamanya India menggelar pekan mode yang menampilkan busana anak. Beberapa perancang busana terkenal India menampilkan koleksinya. Seperti Rocky S., Narendra Kumar, Nishka Lulla, dan Malini Ramani.
"Busana anak adalah pasar yang cukup besar di India. Kami mulai mengembangkan konsep ini tahun lalu dan banyak perancang serta brandyang tertarik untuk terlibat," kata Manoj Mahla, direktur IKFW, seperti dikutip dari Times of India.
Tak hanya menampilkan koleksi perancang India, merek internasional seperti Barbie, Little Kangaroos, dan Just for Kids juga ikut ambil bagian. Bukan hanya penampilan anak-anak yang memeragakan koleksi busana yang menarik perhatian.
Tapi juga persiapan mereka di belakang panggung. Lihat saja bagaimana keriuhan dan penampilan menggemaskan anak-anak dalam India Kids Fashion Week di galeri foto ini.• 
Empat Aturan Mengenakan Legging
Jangan sampai Anda malah terlihat aneh saat mengenakan legging.
Legging
Mengenakan legging memang sangat nyaman. Tak heran, celana ketat yang tak terlalu panjang ini selalu bisa diandalkan saat ingin tampil kasual.
Jangan sampai Anda malah terlihat aneh saat mengenakan legging. Padu padan legging dengan atasan atau sepatu yang tidak tepat, memang bisa membuat penampilan malah jadi 'salah'. Agar Anda tak terjebak dalam kesalahan gaya, hanya gara-gara legging, ikuti saja empat aturan ini.
1. Tebal
Pilih legging yang bahannya tebal, nyaman, lembut di kulit dan tidak mengilap. Bahan yang tebal sangat penting agar tidak memperlihatkan secara samar, baik kulit maupun tonjolan di area paha dan kaki. Lagipula, bahan legging yang tebal cenderung tak mudah robek, sehingga Anda lebih merasa nyaman mengenakannya.
2. Atasan panjang
Saat mengenakan legging, selalu kenakan atasan yang panjangya minimal menutupi bokong. Jangan sampai garis celana dalam dan tonjolan perut serta paha terlihat jelas. Memadukan atasan yang panjangnya hanya sampai pinggang dengan legging adalah 'kesalahan besar'.
3. Bermain layer
Agar tampilan terlihat lebih chic, Anda bisa bermain layer atau tumpuk. Padukan saja leggingdengan mini skirt, gaun simpel atau tunik. Kesan kasual tetap bisa didapatkan, namun lebih gaya.
4. Padukan dengan sepatu yang tepat
Sepatu datar atau boots adalah alas kaki yang tepat saat Anda mengenakan legging. Atau, bisa juga mengenakan sepatu model plain pump. (hp).• VIVAnews
FOTO : Mengenal Pakaian Tradisional Yaman
Warna gelap, seperti hitam, coklat, merah marun, jadi kekhasan.
Busana tradisional Yaman (REUTERS/ Mohamed al-Sayaghi)
Suasana politik di negara Yaman, memang sedang bergejolak. Namun, hal ini tak menghalangi para perempuan Yaman untuk tampil gaya dengan busana tradisionalnya.
Di kota Sanaa, pada 25 Januari lalu, mereka pun menggelar peragaan busana. Warna gelap, seperti hitam, coklat, merah marun, jadi kekhasan busana tradisional perempuan Yaman. Modelnya juga cukup sederhana, tak jauh dari model gamis dan kaftan.
Kerudung dan jilbab, tentunya jadi hal yang tak terpisahkan dari busana. Dengan sentuhan motif klasik khas Yaman, pada busana dan jilbab, mereka tampak sangat bersahaja.
Dilansir dari nationalyemen.com, agar terlihat lebih cantik, menurut Amat Al-Razzaq Jahaf seorang peneliti busana tradisional Yaman, mereka biasanya menghiasi busana dengan koin, karang cantik, payet hingga batu mulia. Ada juga yang mengembangkannya dengan menambahkan efek patchwork atau tambal sulam.
Peragaan busana ini dilakukan para perempuan Yaman untuk mengangkat kembali simbol kebudayaan mereka. Lebih jauh, mereka ingin memberitahu dunia, keunikan dan keindahan busana khas Yaman.
Penasaran seperti apa busana tradisional perempuan Yaman? Lihat saja di galeri foto ini.
Yang Haram Dilakukan Pada Jins Anda
Jaga bentuk dan warna jins kesayangan, dengan tidak melakukan tiga hal ini.
Jins dengan bahan yang nyaman serta mampu menonjolkan lekuk tubuh dengan sempurna, biasanya akan jadi jins kesayangan. Jins ini juga selalu bisa jadi andalan, saat ingin tampil kasual.
Faktanya, tak mudah mendapatkan jins yang pas dengan bentuk tubuh. Tak heran, jika Anda ingin jins kesayangan awet dan bisa digunakan dalam waktu lama. Untuk menjaga bentuk dan warna jins kesayangan, sebaiknya jangan lakukan tiga hal ini pada jins Anda.
Dicuci terlalu sering
Setelah pemakaian satu kali, jangan langsung menyuci jins. Kecuali, Anda menumpahkan sesuatu pada jins. Mencuci jins terlalu sering akan memudarkan warnanya, lama kelamaan menghilangkan bentuknya, sehingga jins jadi lebih cepat gombrong. Tak masalah jika Anda mencucinya satu minggu sekali.
Direndam dengan air panas
Saat datang waktunya mencuci jins, jangan pernah merendamnya dengan air panas, meskipun jins sangat kotor. Itu karena, air panas dapat merusak serat jins yang akan berdampak buruk pada bentuk jins dan membuatnya mudah robek.
Pastikan juga Anda membalik jins saat merendamnya, terutama jins dengan warna gelap. Cara ini untuk membuat warna jins lebih awet.
Disetrika
Sama seperti air panas, panas pada setrika bisa merusak serat pada jins. Membuat bentuknya jadi tidak maksimal, melar dan mudah robek. Jadi, setelah dicuci, jemur jins dengan cara digantung sehingga bentuknya tetap rapi meskipun tak disetrika.
Untuk membuat jins lebih tahan lama, disarankan untuk mencucinya secara dry clean. Bahan kimia pembersih yang digunakan pada metode dry clean, lebih ringan daripada sabun cuci biasa.
Memang, sedikit lebih mahal, tapi bisa jadi 'investasi gaya' Anda. Hal ini mengingat, tak mudah menemukan jins yang warnanya bagus sekaligus pas pada tubuh. (eh)• VIVAnews


18.42
Unknown