Kamis, 29 Desember 2011

Pertimbangkan Sebelum Bilang 'Aku Cinta Kamu'

Jangan biarkan dirimu patah cinta sebelum ungkapkan kata cinta pada si dia
Pasangan kekasih (doc.Corbis)

Mengatakan cinta bukanlah perkara mudah. Bagaimana mengetahui bahwa Anda benar-benar di mabuk cinta dengan orang yang tepat, dan orang tersebut pun memiliki perasaan yang sama?

Pakar hubungan Dr. Drew dan Paul Carrick Brunson membocorkan rahasia untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengatakan 'aku cinta kamu'. Termasuk, apa saja yang harus dipertimbangkan sebelum mengungkapkannya.

Apa motivasi Anda?
Kenapa Anda merasa begitu siap mengatakan cinta? Jangan mengatakannya, kecuali Anda bersungguh-sungguh. Jangan berpikir bahwa ungkapan cinta adalah sesuatu yang dapat diungkapkan begitu saja pada saat Anda benar-benar menyukai seseorang. 

"Banyak orang yang dapat membuat Anda merasakan benar-benar suka, tapi cinta menunjukkan ikatan yang melampaui basa-basi umum," ujar Dr. Drew, seperti dikutip dari Shine.

Apa perasaan tersebut benar-benar cinta atau nafsu belaka?
Sangat mudah mengaburkan dua fakta tersebut. Pikirkan baik-baik. Jika Anda sangat bersemangat, bergairah, tidak lain dan tidak bukan perasaan itu hanya nafsu untuk memiliki atau nafsu seksual. Perasaan cinta memerlukan lebih dari sebatas gairah.

Apakah motivasi Anda tulus?
Sebelum melangkah ke jenjang yang lebih serius, instrospeksi diri. Jika Anda memiliki sejarah selalu jadi yang pertama mengatakan cinta, buatkan jadwal untuk diri sendiri. Tidak peduli seberapa kuat rasa tersebut, taktik 'wait and see' saat pendekatan, selalu berhasil membuat kesimpulan.

Bagaimana perasaan calon pasangan terhadap Anda?
Tentu Anda ingin memastikan perasaan si dia. Apakah dia juga memiliki perasaan yang sama dengan Anda atau tidak. Pastikan status dari hubungan Anda dan dia, jangan pernah membiarkan diri terperangkap dalam hubungan tanpa kejelasan.

Untuk Anda yang lambat dalam proses pendekatan
Jika Anda adalah penolak cinta kronis yang terkadang memakan waktu hingga enam bulan sampai satu tahun untuk mengungkapkan perasaan. Anda mungkin perlu melakukan semacam penilaian yang berbeda.

Bagi Anda yang hanya bisa memberikan waktu, bukan komitmen atau bahkan hati, Anda harus mengatakannya. Tujuannya adalah bersikap adil, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga bagi perasaan orang lain. Jangan sampai Anda menggantungkan perasaan orang lain hanya untuk memastikan perasaan Anda.

Kapan waktu yang tepat mengatakan cinta?
Bahkan dengan semua panduan ini, tidak ada jadwal yang tepat untuk mengungkapkan kata cinta. Pada intinya, hal ini tentang bagaimana menilai perasaan Anda dan si dia, serta menghitung risiko jika Anda mengatakannya. (umi)

Foto masa kecil IU terungkap!!

Foto masa kecil IU terungkap, dan membuktikan dirinya tidak melakukan operasi kecantikan


IU baru-baru ini membantah desas-desus tentang operasi plastik dirinya dengan merilis foto-fotonya, yang diambil ketika ia masih kecil.
Lagu baru IU ”You and I” berada di peringkat pertama di beberapa chart musik dan berbagai fotonya ketika ia masih kecil terungkap dan kembali menarik berbagai perhatian publik.

Sebuah komunitas online yang memposting gambar dari IU, ketika dia masih kecil dengan judul “Bentuk mata IU.”
Meskipun ada rumor tentang IU bahwa dirinya memiliki operasi plastik pada matanya, Namun foto tersebut menunjukkan bahwa IU tidak mengalami perubahan pada matanya yang besar dan jelas.
Dia terlihat lebih tinggi tapi dia masih memiliki wajah imut.
IU hadir pada episode 13 Desember Win Win KBS dan dirinya membantah desas-desus tentang operasi plastik dan kemudian merilis foto-foto lamanya.
Seseorang yang memposting gambar pada sebuah komunitas online tersebut berkata, ”Bahkan fans-nya mengira dia menjalani operasi pada matanya tapi foto lama tersebut telah membuktikan bahwa dia tidak berubah . Terima kasih untuk tumbuh menjadi wanita cantik! ”

Foto Mesra Angelina Sondakh dan Kompol Brotoseno

Kemesraan Angelina Sondakh dan kekasihnya, Kompol Brotoseno, terekam dalam gambar. Dalam foto, Angelina tampak cerah dan bahagia. Rona yang sama terpancar dari wajah Raden Brotoseno yang memeluk mesra politikus Partai Demokrat itu. Aduhai mesranya!

Ada tiga foto yang beredar di tengah publik. Dua foto sepertinya diambil dalam satu kesempatan yang sama. Angie, demikian Angelina akrab disapa, mengenakan kaos warna merah menyala. Bibirnya disapu lipstik warna senada.

Istri mendiang Adjie Massaid itu mengurai rambut panjangnya di bahu kanannya. Dalam foto ini, Brotoseno mengenakan kemeja kotak-kotak merah dan putih. Dengan mesra Broto memeluk Angie dari belakang. Tangan Brotoseno melingkar di bahu sang Putri Indonesia 2001 itu. Kening Angie yang putih menempel di pipi Brotoseno.
Foto lainnya, Angie dan Brotoseno memamerkan senyum bahagianya. Keduanya memakai pakaian yang sama, hanya angle-nya saja yang berbeda. Belum ada informasi kapan dan di mana pemotretan ini dilakukan.

Sedangkan di foto ketiga, Brotoseno mengenakan kemeja garis-garis ungu dan putih. Sementara Angie mengenakan pakaian gelap. Keduanya sedikit saling mendekatkan kepala sebelum kamera membidiknya.

Angie sempat menutup-nutupi hubungannya dengan Brotoseno. Namun Angie kini mulai terbuka soal hubungannya dengan pria yang menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. Terbukti Angie berani membawa Brotoseno dalam acara kunjungannya ke dapilnya di Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (28/12) kemarin.

Angie datang secara tiba-tiba untuk mengunjungi korban bencana banjir bandang dan longsor Wonosobo sebanyak kurang lebih 627 jiwa yang berada di pengungsian balai desa Tieng. Namun, Kompol Brotoseno enggan turun dan bertahan di dalam mobil usai melihat wartawan di halaman pengungsian yang merupakan balai desa setempat.

Selama di dalam mobil, Brotoseno didampingi seorang pria yang berfungsi sebagai sopir dan ajudan. Saat wartawan ingin mengabadikan gambarnya, dia langsung buru-buru menutup kaca mobil yang duduk di bagian depan kiri mobil.

Kisah asmara Angie dan Broto diungkap oleh Busyro Muqoddas, yang saat itu menjabat Ketua KPK. Setelah menjadi buah bibir, Broto lantas ditarik ke Mabes Polri dari KPK.

Menggaet Pria Mapan, Matre atau Realistis?

Menentukan pasangan hidup perlu pertimbangan. Tak hanya finansial, tapi juga kepribadian.

Bibit, bebet, bobot, kerap menjadi pertimbangan sebelum memutuskan menikah. Bibit, melihat genetika atau asal-usul pasangan. Bebet, dengan siapa atau dalam lingkungan seperti apa pasangan hidup. Dan bobot, nilai pribadi yang menyangkut kepribadian, gaya hidup, pendidikan, juga pekerjaan pasangan. 

Dari semua itu, faktor pekerjaan tak jarang memunculkan isu sensitif. Banyak wanita dipandang negatif ketika menempatkan faktor pendapatan pasangan sebagai pertimbangan utama, sebelum memutuskan mengubah status nona menjadi menjadi nyonya. 

Predikat cewek matre dengan mudah tersemat pada mereka yang memburu pria mapan sebagai pasangan hidup. Mereka tercitra sebagai wanita yang mata duitan, tak mau hidup susah, dan yang paling parah dianggap menikah hanya karena harta pasangan. 

Salahkah mempertimbangkan kemapanan pasangan? E Philip Rice, penulis buku 'Intimate Relationships, Marriages & Family', mengatakan bahwa wanita yang memiliki pertimbangan itu tak berarti matre. Mereka justru realistis karena menginginkan keamanan secara finansial setelah menikah.

Pria mapan dalam konteks ini relatif. Tak melulu sosok pria kaya raya dengan harta melimpah dan bergelimah kemewahan, tapi sebatas memiliki bidang pekerjaan yang stabil yang dapat menghidupi keluarga di masa depan. 

Seperti dikutip dari laman Shine, survei majalah Money memperlihatkan bahwa wanita cenderung berpikir jangka panjang atas hidupnya, seperti menghadapi inflasi dan kebutuhan hidup di masa depan, seperti biaya pendidikan anak. Bukan semata memikirkan kebutuhan konsumtif. 

Kecenderungan mencari rasa aman untuk jangka panjang itulah yang kemudian mendorong wanita mempertimbangkan pendapatan pasangan sebelum menikah. Survei menunjukkan bahwa wanita cenderung merasa tak memiliki kemampuan menghasilkan uang. 

Rice sepakat bahwa dalam menentukan pasangan hidup perlu pertimbangan matang. Tak melulu soal finasial, tapi juga perhitungan mengenai kepribadian dan karakter pasangan. Sejumlah pertimbangan ini menjadi ‘investasi’ berharga karena memudahkan adaptasi setelah menikah.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Visitors

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktops