Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Februari 2012

FOTO: Bus-bus Supermewah di Masa Depan

Bus Wubbo Ockels (Carbuzz)

Desain mewah dengan fitur teknologi canggih, irit, dan ramah lingkungan tidak hanya menjadi ikon bagi mobil masa depan. Ini juga berlaku pada kendaraan umum seperti bus.

Bahkan di Inggris, angkutan umum seperti bus kota telah mengalami prosedur perubahan dari segi desain interior dan eksterior. Bus legendaris mereka, Bendy, kini berubah menjadi lebih futuristik dari segi desain, dan tentunya ramah lingkungan.

Dilansir CarBuzz, Kamis 16 Februari 2012, ada empat bus masa depan yang memiliki desain mewah dengan tenaga yang cukup besar. Bus-bus ini bahkan digadang-gandang menjadi transportasi umum dengan fitur teknologi tercanggih.

Berikut spesifikasi dan foto-foto keempat bus tersebut yang diambil dari Carbuzz:


1. Wubbo Ockels adalah desain bus paling keren yang pernah dirancang. Bus bermesin hybrid ini mampu menyemburkan tenaga sebesar 408 hp, dengan 23 kursi dan memiliki kecepatan maksimum 250 km/jam. Bus ini awalnya dirancang oleh Ockels dari Belanda yang sekarang sedang menetap di Dubai.


2. Bus Credo E-Bone adalah bus hybrid hydrogen dengan tenaga listrik didesain oleh Peter Simon. Bus ini memiliki tampilan seperti serangga.

Credo E-Bone dirancang untuk dapat menghasilkan tenaga sendiri berkat atap panel surya, yang menyediakan listrik untuk mesin elektrik ke seluruh roda. Interior bus ini terbilang cukup kalem dibanding eksteriornya. 


3. Bus Robo merupakan bus yang mengutamakan gaya di antara bus-bus lainnya. Mohammad Ghezel sebagai desain bus ini terinspirasi serangga dengan bahan bakar listrik, disertai atap panel bertenaga surya jika dibutuhkan.


4. Thomas Heatherwick mendesain ulang Routemaster yang memulai debutnya di London. Dimana dia memamerkan bodi langsing yang enak dilihat dan hemat bahan bakar. Bus bertingkat dua ini dibekali dengan mesin hybrid. (ren)

Minggu, 19 Februari 2012

18 Kebiasan Buruk yang Membuat Anda Susah Kaya

Uang sering membuat orang pusing dari waktu ke waktu. Beberapa orang berusaha melakukan hal yang bisa membuat uang semakin berharga, namun beberapa orang justru malah membiarkan uangnya hilang begitu saja.

Salah satunya adalah dengan melakukan beberapa hal tidak menguntungkan, seperti pemborosan dan tidak pernah menabung atau berinvestasi. Hal-hal percuma seperti ini yang membuat orang tidak sadar kalau kekayaannya akan lenyap dalam waktu singkat.

Berikut ini beberapa hal yang harus anda hindari atau berhenti lakukan jika sudah terjadi, karena bisa mengancam kesehatan finansial anda, seperti dikutip dari freefrombroke.com.

1. Tidak punya anggaran
Tidak punya anggaran sama sekali bisa berbahaya bagi kondisi finansial anda. Jangan sampai anda memutuskan untuk "pakai saja dulu uangnya, baru nanti kita hitung di akhir bulan."

2. Tidak punya gambaran untuk pengeluaran bulanan
Belum punya catatan anggaran, setidaknya anda harus punya perkiraaan biaya pengeluaran per bulan. Gambaran dan catatan pengeluaran itu perlu karena akan ada beberapa biaya yang sering tanpa sadar anda keluarkan.

3. Tidak punya investasi yang menghasilkan
Anda bisa mengucapkan selamat tinggal kepada kondisi finansial anda karena akan segera mati jika tidak punya satu pun investasi yang menguntungkan, minimal yang bisa menghasilkan uang meski hanya sedikit. Jangan pakai internet hanya untuk belanja online, tapi juga cari informasi mengenai instrumen investasi, dan berinvestasilah!

4. Tidak menyadari perkembangan ekonomi terkini
Meski mereka mendewakan uang (untuk dihambur-hamburkan), orang yang boros tidak akan tahu mengenai perkembangan ekonomi terakhir. Eropa krisis, oh? Indonesia masuk investment grade, apa itu? Barulah setelah uangnya habis, mereka sadar bahwa kelakuannya sia-sia.

5. Tidak menikmati karirnya tapi diam saja
Jika anda tidak suka dengan karir yang anda jalani, jangan diam saja, masih banyak pilihan karir di luar sana yang siap anda garap. Jika diteruskan, selain tidak produktif juga tidak membuat anda nyaman dalam mencari uang.

6. Tidak punya prioritas dalam finansial
Tentu saja, hal pertama yang dia lihat akan dia beli untuk orang-orang yang suka boros. Mereka tidak punya prioritas dalam hidupnya, bahkan untuk menabung sekalipun.

7. Sering ganti-ganti mobil
Membeli mobil, baik itu kredit atau tunai sebaiknya dilakukan dengan rencana jangka panjang. Jangan sampai, anda cuma membeli mobil dengan perkiraan kalau anda bosan tinggal beli lagi. Jangan biarkan perasaan gengsi anda menang dalam posisi seperti ini. Tak usah sombong karena tidak bagus secara finansial.

8. Tidak merawat barang
Orang yang boros tidak hanya karena sering menghamburkan uang, tidak menghargai barang yang dibeli pakai uang termasuk pemborosan. Bahkan, orang yang malas merawat barang biasanya tidak mau memperbaiki sesuatu jika rusak, tapi memilih untuk beli yang baru. Itulah kenapa biasanya mereka punya mobil baru, komputer baru, handphone baru.

9. Membeli TV layar datar berukuran raksasa
Semua orang pasti ingin tv raksasa di rumah supaya bisa merasa punya bioskop pribadi. Tapi, kalau anda berpikir jernih, uangnya bisa dipakai untuk keperluan lain. Tak perlu memaksakan diri sampai mencicil segala. Memangnya tidak ada layar datar yang berukuran lebih kecil? Dan bukankah tv tabung juga masih tersedia? Atau anda merasa ketinggalan jaman dengan tv model lama?

10. Langganan TV Kabel Premium
Siapa yang tidak suka dengan acara-acara HBO atau Fox? Sah-sah saja jika anda ingin berlangganan channel tersebut, tapi jangan sampai anda ingin berlangganan seluruh channel yang disediakan oleh operator kabel.

Bahkan, mereka akan memaksa anda berlangganan secara paket karena lebih murah, padahal tidak. Akui saja, tidak mungkin semua channel lainnya anda tonton juga setiap hari. Alangkah sayangnya jika anda menghabiskan Rp 1 juta sebulan hanya untuk tv berlangganan.

11. TV di setiap ruangan
Setelah punya tv raksasa dan TV berlangganan yang cukup mahal, anda masih ingin menikmati semua salurannya di setiap ruangan, maka anda memutuskan membeli TV untuk disimpan di tiap sudut rumah. Anda pasti senang menonton TV sampai tidak rela untuk ketinggalan setiap acaranya.

12. Sering makan di luar
Selain tidak sehat bagi tubuh, sering makan di luar juga membahayakan kesehatan finansial anda. Jangan sampai anda terbiasa disajikan makanan oleh orang lain padahal anda atau istri anda bisa menyiakan sendiri, dengan harga yang lebih murah.

13. Berganti-ganti ponsel
Sudah jelas, sering berganti-ganti ponsel (apalagi mengejar tren model terbaru) adalah pemborosan nomor wahid. Jika dipikir baik-baik, harga produk elektronik yang sudah dibeli tidak pernah naik, berbeda dengan rumah atau tanah.

Nilai barang yang anda beli akan berkurang seiring waktu. Anda akan sangat rugi kalau mencicil ponsel, begitu lunas, nilai sebenarnya sudah jauh berkurang dari harga awal. Biasanya, orang-orang seperti ini selalu mengaku tidak rugi karena mendapat kepuasan dari gonta-ganti ponsel.

14. Tidak pernah berolahraga
Apa hubungannya berolahraga dengan kondisi keuangan? Banyak. Tubuh yang sehat adalah aset yang harus dijaga baik-baik. Semakin anda sehat, semakin banyak kesempatan mencari uang. Jika anda sakit-sakitan, selain susah mencari uang juga anda harus mengeluarkan uang banyak untuk biaya perawatan.

15. Sering belanja baru bermerek terkenal
Pakaian terbaru dengan merek terkenal selalu menjadi musuh finansial anda. Jangan sampai tergoda dan terjebak untuk membelinya kecuali anda benar-benar butuh. Anda butuh merek? Mungkin saja, untuk mereka yang ingin dipandang oleh orang lain. Sesuaikan merek dengan kebutuhan.

16. Banyak beli hadiah untuk hari raya
Pernah dengar cerita orang yang terjerat utang kartu kredit hanya gara-gara lebaran kemarin terlalu banyak membeli barang untuk dibagi-bagi keluarga dan tetangga di kampung? Berbagi itu indah dan menghubungkan tali silaturahmi, tapi bukan berarti anda harus berkorban begitu banyak bukan?

17. Upgrade komputer setiap tahun
Orang yang boros senang mengganti-ganti komponen komputer sesering bayi mengganti popok. Mereka selalu punya alasan untuk membeli komponen baru setiap beberapa bulan sekali. Ya anda betul, komputernya bahkan tidak dipakai untuk membantu pekerjaan.

18. Punya banyak gadget
Punya banyak alat-alat elektronik (gadget) yang terkadang dengan fungsi yang sama. Ingin dengar musik, punya iPod atau MP3 player. Ingin main game, punya iPod Touch atau Sony Playstation Portable (PSP). Ingin berselancar di internet, punya iPad atau Samsung Galaxy Tab. Ingin baca buku, punya Kindle atau Kobo eReader. Kalau dipikir-pikir, semua fungsi tersebut bisa ditemukan di satu ponsel pintar saja.

Kesimpulan:
Kebiasan-kebiasaan seperti ini merupakan kabar buruk bagi kondisi finansial anda. Jika setelah membaca ini anda menemukan poin yang ternyata pernah anda lakukan, evaluasi kembali dan lakukan perubahan positif dalam hidup anda.

Kamis, 12 Januari 2012

Apakah Kita Pribadi To Do, To Have, atau To Be ?

“Kegembiraan terbesar dalam hidup adalah keyakinan bahwa kita dicintai. Oleh karenanya, kita membagikan cinta bagi orang lain.” (Victor Hugo)

Tidak ada yang bisa menghentikan waktu. Ia terus maju. Umur terus bertambah. Manusia pun mengalami babak-babak dalam hidupnya. Saat masuk fase dewasa, orang memasuki tiga tahapan kehidupan.

Ada masa di mana orang terfokus untuk melakukan sesuatu (to do). Ada saat memfokuskan diri untuk mengumpulkan (to have). Ada yang giat mencari makna hidup (to be). Celakanya, tidak semua orang mampu melewati tiga tahapan proses itu.

Fase pertama, fase to do.

Pada fase ini, orang masih produktif. Orang bekerja giat dengan seribu satu alasan. Tapi, banyak orang kecanduan kerja, membanting tulang, sampai mengorbankan banyak hal, tetap tidak menghasilkan buah yang lebih baik. Ini sangat menyedihkan. Orang dibekap oleh kesibukan, tapi tidak ada kemajuan. Hal itu tergambar dalam cerita singkat ini. Ada orang melihat sebuah sampan di tepi danau. Segera ia meloncat dan mulailah mendayung. Ia terus mendayung dengan semangat. Sampan memang bergerak. Tapi, tidak juga menjauh dari bibir danau. Orang itu sadar, sampan itu masih terikat dengan tali di sebuah tiang.

Nah, kebanyakan dari kita, merasa sudah bekerja banyak. Tapi, ternyata tidak produktif. Seorang kolega memutuskan keluar dari perusahaan. Ia mau membangun bisnis sendiri. Dengan gembira, ia mempromosikan bisnisnya. Kartu nama dan brosur disebar. Ia bertingkah sebagai orang sibuk.

Tapi, dua tahun berlalu, tapi bisnisnya belum menghasilkan apa-apa. Tentu, kondisi ini sangat memprihatinkan. Jay Abraham, pakar motivasi bidang keuangan dan marketing pernah berujar, “Banyak orang mengatakan berbisnis. Tapi, tidak ada hasil apa pun. Itu bukanlah bisnis.” Marilah kita menengok hidup kita sendiri. Apakah kita hanya sibuk dan bekerja giat, tapi tanpa sadar kita tidak menghasilkan apa-apa?

Fase kedua, fase to have.

Pada fase ini, orang mulai menghasilkan. Tapi, ada bahaya, orang akan terjebak dalam kesibukan mengumpulkan harta benda saja. Orang terobesesi mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya. Meski hartanya segunung, tapi dia tidak mampu menikmati kehidupan. Matanya telah tertutup materi dan lupa memandangi berbagai keindahan dan kejutan dalam hidup. Lebih-lebih, memberikan secuil arti bagi hidup yang sudah dijalani. Banyak orang masuk dalam fase ini.

Dunia senantiasa mengundang kita untuk memiliki banyak hal. Sentra-sentra perbelanjaan yang mengepung dari berbagai arah telah memaksa kita untuk mengkonsumsi banyak barang.

Bahkan, dunia menawarkan persepsi baru. Orang yang sukses adalah orang yang mempunyai banyak hal. Tapi, persepsi keliru ini sering membuat orang mengorbankan banyak hal. Entah itu perkimpoian, keluarga, kesehatan, maupun spiritual.

Secara psikologis, fase itu tidaklah buruk. Harga diri dan rasa kepuasan diri bisa dibangun dengan prestasi-prestasi yang dimiliki. Namun, persoalan terletak pada kelekatannya. Orang tidak lagi menjadi pribadi yang merdeka.

Seorang sahabat yang menjadi direktur produksi membeberkan kejujuran di balik kesuksesannya. Ia meratapi relasi dengan kedua anaknya yang memburuk. “Andai saja meja kerja saya ini mampu bercerita tentang betapa banyak air mata yang menetes di sini, mungkin meja ini bisa bercerita tentang kesepian batin saya…,” katanya.

Fase itu menjadi pembuktian jati diri kita. Kita perlu melewatinya. Tapi, ini seperti minum air laut. Semakin banyak minum, semakin kita haus. Akhirnya, kita terobsesi untuk minum lebih banyak lagi.

Fase ketiga, fase to be.

Pada fase ini, orang tidak hanya bekerja dan mengumpulkan, tapi juga memaknai. Orang terus mengasah kesadaran diri untuk menjadi pribadi yang semakin baik. Seorang dokter berkisah. Ia terobesesi menjadi kaya karena masa kecilnya cukup miskin. Saat umur menyusuri senja, ia sudah memiliki semuanya. Ia ingin mesyukuri dan memaknai semua itu dengan membuka banyak klinik dan posyandu di desa-desa miskin.

Memaknai hidup
Ia memaknai hidupnya dengan menjadi makna bagi orang lain. Ada juga seorang pebisnis besar dengan latar belakang pertanian hijrah ke desa untuk memberdayakan para petani. Keduanya mengaku sangat menikmati pilihannya itu.

Fase ini merupakan fase kita menjadi pribadi yang lebih bermakna. Kita menjadi pribadi yang berharga bukan karena harta yang kita miliki, melainkan apa yang bisa kita berikan bagi orang lain.

Hidup kita seperti roti. Roti akan berharga jika bisa kita bagikan bagi banyak orang yang membutuhkan. John Maxwell dalam buku Success to Significant mengatakan “Pertanyaan terpenting yang harus diajukan bukanlah apa yang kuperoleh. Tapi, menjadi apakah aku ini?”

Nah, Mahatma Gandhi menjadi contoh konkret pribadi macam ini. Sebenarnya, ia menjadi seorang pengacara sukses. Tapi, ia memilih memperjuangkan seturut nuraninya. Ia menjadi pejuang kemanusiaan bagi kaum papa India.
Nah, di fase manakah hidup kita sekarang? Marilah kita terobsesi bukan dengan bekerja atau memiliki, tetapi menjadi pribadi yang lebih matang, lebih bermakna dan berkontribusi!

Renungan : "500 Rupiah" Itu Sangat Berarti

500 Rupiah

Agan-agan pasti sudah tidak asing lagi dengan uang "500 rupiah" , banyak hal yg sudah kita lakukan/beli dengan uang itu. terkadang jika kita memiliki uang "500 rupiah" itu di saku celana, dompet, atau kantong tas justru kita sering sekali mengacuhkan uang tersebut , karena menurut kita uang itu tidak berguna untuk kita yah gan .

Ane mendapatkan sedikit cerita nyata yang patut untuk kita renungkan gan tentang seseorang yang memiliki perlakuan beda terhadap uang "500 rupiah" yang mereka miliki. mari gan kita membaca sedikit tentang cerita kisah nyata tersebut .

Pulang kampung kali ini aku menyempatkan diri ke kawasan kota Tua. Ingin merasakan suasana nongkrong bersama para penjual kaki lima, pengamen dan juga para penyewa sepeda Tua.

Suasana kota tua ramai, tapi ada pemandangan lain yang cukup berbeda pada kunjungan sekitar 3-4 tahun yang lalu, kali ini lebih banyak sepeda-sepeda. Kulangkahkan kaki ini ke salah satu bapak yang sedang membetulkan sepeda tua, dan mulai mengajaknya ngobrol, pak sudah lama disini, jawabnya “yah sudah sejak tahun 1970, dulu saya ojek sepeda, sekarang saya menyewakan sepeda”. Sekarang lebih rapi yah pak, bapak itu melanjutkan setelah ditangani museum wayang, kawasan kota tua ini cukup rapi, dan banyak kunjungan-kunjungan turis asing dan juga kunjungan anak2 sekolah.


Memang kawasan ini terasa menjadi lokasi tourisme yang masih menyimpan keaslian bangunan-bangunan ini, walau memang sudah berubah fungsi, banyak bangunan ini jadi tempat shooting film dan pemotretan, karena kesan tuanya dan juga kesan seram dan angkernya.

Perut terasa lapar, dan aku muali mencari makanan yang bisa aku nikmati disini, banyak pilihan, tapi pilihan pertamaku jatuh ke batagor, sepiring batogor 7000 rupiah habis aku lahap, ditemani sebotol teh botol sosro. Saat sedang meminum teh botol itu pandanganku langsung tertuju kepada sepasang pemulung. Cukup kaget karena aku melihat adegan ini lagi, dan kali ini di Jakarta, pertama kali aku melihat seperti ini di China. Si bapak itu mengais tong sampah dan mendapati kaleng minuman, kemudian diminumnya sisa minuman itu, dan diberikan kepada istrinya juga.

Aku duduk di bawah pepohonan sambil mengamati kedua pemulung ini. mereka selalu mencari botol botol bekas minuman, mereka tidak meminta uang kepada para pengunjung kota tua, hanya mencari sisa-sisa botol minuman yang dibuang di tong sampah, atau yang dibuang sembarangan.


Tanpa terduga mereka datang dan mendekatiku, dan hendak duduk disampingku tapi mereka ragu-ragu, karena juga banyak orang yang duduk disitu, melihat itu aku bilang yah duduk disini aja, sesaat mereka duduk di sampingku, bapak-bapak berbaju batik rapi dan ibu-ibu langsung berdiri meninggalkan kami, tinggalah aku dengan kedua pemulung itu, aku tahu para mata sudah tertuju ke arah kami. Karena memang si bapak pemulung ini berbau tak sedap, karena memang dia mengais2 tempat sampah dan juga terjun ke dalam genangan air kotor untuk mengumpulkan botol plastik dan kaleng-kaleng minuman.


Kuperhatikan bapak ini, bajunya memang lusuh, dan sandalnya juga berbeda warna, aku menduga ini juga hasil dari temuannya. Hanya topinya saja yang keliatan bagus. “Dari pagi pak?” aku mulai mengajaknya berbicara. “yah pak harus dari pagi ngumpulin ini, juga harus adu cepat dengan pemulung lain” jawabnya.
“Terus dapat berapa pak nantinya dari botol-botol ini”, Keingintahuanku mulai mengalir. “Satu kilo dihargai 500 rupiah” Sambil diperlihatkan kepadaku hasilnya siang itu.
Tiba-tiba dia berlari, kea rah monument di tengah kota tua itu, karena dia melihat seorang pengunjung membuang botol plastik ke dalam monument yang tergenang air.
Aku pun mengikutinya dan melihat keadaan ini, kesanku sungguh ironis keadaan ini.
Satu kilo botol plastik dihargai 500 rupiah. Kata-kata itu masih terngiang, banyak yang bilang kalau uang 500 rupiah tidak ada artinya lagi, tapi dihadapanku, ada sepasang pemulung yang berusaha mencari 500 rupiah ini dengan susah payah.


Kehadiaran mereka mungkin menjadi pemandangan tersendiri bagi yang memperhatikannya, dan tanpa disadari mereka, mereka juga membersihkan kota tua ini dari sampah yang dibuang sembarangan oleh orang berpindidikan yang belum bisa menerapkan didikannya itu dalam kehidupan mereka.

Tidak mudah memang kehidupan yang mereka hadapi di Jakarta, banyak yang menyalahkan kenapa datang ke Jakarta, banyak yang menyalahkan kenapa tidak sekolah dengan baik, banyak komentar lainnya yang bilang kurang berusaha. Mungkin otak ini sudah penuh dengan kata-kata menggurui, tapi saat aku duduk bersama dan mengobrol bersama, disitu aku hanya merasakan perjuangan hidup mereka berat, mereka tidak menyerah akan hidup yang sedemikian berat. Dan tanpa terasa kisah kehidupan mereka lah yang membuatku mendapatkan pelajaran kehidupan.

Pesan Unique
Hargai rejeki yang kita dapat, berapapun besar nya gan . Karena kita tidak tahu kapan uang "500 Rupiah" tersebut bisa bermanfaat di lain waktu. dan gunakan uang "500 Rupiah" tersebut dengan sebaik-baik nya. 


Quote:

Minggu, 01 Januari 2012

10 Kota Dunia Yang Wajib Dikunjungi Tahun 2012

Berikut adalah 10 kota terbaik untuk dikunjungi tahun 2012 . Kali2 agan2 dapet rejeki nomplok neh di 2012, langsung aja pesen tiket dari sekaranggg,...!! cekidot gann negara2nya nehh!


1. London, Inggris
Pesta olahraga Olimpiade Tahun 2012 akan dilaksanakan di kota London, Inggris. Kota bergaya bangsawan ini mempunyai suasana yang berbeda dalam menyambut pesta olahrtaga terbesar sejagad ini. Selain itu, even Royal Wedding juga menjadi daya tarik tersendiri, karena beberapa agen perjalanan dan wisata juga menghadirkan paket Tur Will dan Kate dalam penawaran mereka. 




2. Muscat, Oman
Tidak ada yang menyangka kalau kota ini mempunyai paket wisata yang super lengkap, mulai dari kunjungan ke pasar-pasar tradisional, pantai yang indah, diving, trekking, safari padang pasir dan panjat tebing. Menyadari besarnya potensi wisata yang dimilii, Muscat berkomitmen untuk memperbanyak resor dan acara lainnya di tahun 2012 mendatang. 




3. Bengaluru/Bangalore, India
Travel ke Bengaluru atau Bangalore, merupakan tempat yang sesuai bagi yang menyukai keunikan budaya yang tidak biasa. Selain itu, kota ini juga merupakan kota modern yangbisa menjadi magnet kalangan wisatawan muda.




4. Cadiz, Spanyol
Sebagai kota budaya, kota ini terkenal karena karnaval tahunan yang digelar rutin di kota bersejarah ini. Selama karnaval, orang-orang di kota ini mengenakan pakaian yang sangat mewah selama dua pekan. 




5. Stockholm, Swedia
Kota yang cantik ini memiliki 14 pulau dan lebih dari 50 jembatan. Arsitektur kota juga mengkombinasikan kanal, bangunan dengan arsitektur abad pertengahan, galeri seni serta lebih dari 100 museum.






6. Guimaraes, Portugal
Ibu kota Budaya Eropa, ini lah julukan yang diberikan bagi kota ini tahun depan. Kota ini akan menjadi promotor acara keragaman budaya Eropa yang menampilkan berbagai acara mulai dari musik, film, fotografi, seni, arsitektur, sastra, teater, tari dan seni jalanan.







7. Santiago, Chili
Surga petualangan di Amerika Selatan yang tak perlu berdesak-desakan dengan turis lain. Santiago merupakan kota yang harus dijelajahi sambil mencicipi kelezatan kopi khas yang dimiliki oleh negara ini. 



8. Hong Kong, China
Rekomendasi untuk kalangan wisatawan saat mengunjungi Hong Kong tahun depan adalah berlayar menggunakan Kapal Pesiar 'Star Ferry'. Berlayar dari Victoria Harbour, menyusuri gugusan pulau antara Hong Kong dengan Kowloon, kapal ini merupakan objek yang wajib dikunjungi. 



9. Orlando, Amerika Serikat
Bulan Februari tahun depan, Orlando akan menjadi tuan rumah NBA All Star yang merupakan ajang pesta bola basket terbesar di dunia. Sederetan bintang legendaris serta musisi dan selebritis tenar dunia, pastinya akan turut mendukung acara ini.




10. Darwin, Australia
Saat berkunjung ke kota ini, lupakan Kangguru atau Koala karena ada atraksi buaya yang menarik. Kota ini merupakan habitat alami buaya yang menawarkan paket wisata untuk yang ingin menguji tingkat adrenalin sambil berenang bersama buaya.

Jumat, 23 Desember 2011

Isang Litrong Liwanag: Teknologi Lampu Sederhana Inspiratif

Apa Gunanya kita memiliki ilmu yang tinggi serta teknologi mutakhir, tetapi hal tersebut tidak dapat dimanfaatkan oleh orang di sekitar kita.Berikut adalah salah satu bentuk penerapan teknologi sederhana, yang sepertinya sepele namun memiliki nilai kebermanfaatan.

Langkah Kerja:

Bahan-bahannya:
*Botol soda bekas
*Seng
*Lem
*Pemutih
*Air


langkah pertama :Potong sekitar 9 x 10 inci


langkah kedua: buat 2 lingkaran di tengah seng tersebut


Langkah ketiga: Potong bagian tengah pada seng terebut dengan bentuk jari-jari


Langkah keempat: amplas bagian luar botol agar lem merekat dengan baik


Langkah kelima: Masukan seng tadi kebotol dan tunggu sampai kering lemnya


Langkah keenam: Isi botol dengan air 10 ml pemutih.Tutup dengan tutup aslinya


Langkah ketujuh: Botol sekarang siap untuk instalasi


Langkah kedelapan: Buat sebuah lubang di atap, mirip dengan lingkar botol


Langkah kesembilan:Tempatkan botol ke dalam lubang. Pastikan terpasang erat di tempatnya


Langkah kesepuluh: Bor 4 lubang di setiap sisi dari botol


Langkah kesebelas: Terapkan lem karet sekitar semua tepi-tepi seng dari botol untuk menghindari kebocoran. Pastikan untuk menutupi lubang paku


Langkah keduabelas: Pastikan lem karet menutupi lobang pelindung botol






Biar lebih jelas ini gan lihat video nya cara-cara buatnya:



sumber:kaskus.us

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Visitors

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktops