Rabu, 24 Agustus 2011

Mencukur Jenggot Menggunakan Korek Api

Bisa jadi orang ini tipe mencari tantangan, bisa jadi juga tipe orang yang mencari sensasi agar tenar, tapi yang jelas apa yang dilakukannya sungguh nekat sekali. Bagaimana tidak pria remaja ini berani mencukur bulu jenggotnya dengan api dari korek api.

Melihatnya saja serem sekali, apa lagi sanggup melakukannya duh cari penyakit, bisa bisa jadi daging panggang. coba aja perhatikan foto-foto berikut ini:


Serem sekali yah, mending beli silet pencukur aman dan nggak beresiko Kalau Anda bagaimana, apakah suka dengan hal yang beresiko?

Selamat Ulang Tahun Super Junior Yesung


Tepat pukul 00.00 waktu Korea Selatan, hari Rabu (24/8) atau sekitar pukul 22.00 WIB, Selasa (23/8) adalah salah satu hari yang menggembirakan bagi ELF, sebutan bagi fans Super Junior. Karena pada hari itu, salah satu anggota Super Junior, Kim Jong Woon, atau yang dikenal dengan Yesung merayakan hari jadinya.
Yesung yang pada tahun ini akan berusia 27 tahun adalah salah satu vokalis utama dari boyband Korea papan atas, Super Junior yang dilahirkan di Cheonan. Sama seperti seluruh berita yang berkaitan dengan Super Junior, topik ulang tahun Yesung ini juga memenuhi Trending Topik dunia Twitter. Di mana topik #MrShfly3424day sudah semakin merangkak menuju peringkat pertama, yang sepertinya akan terus berlanjut sampai tengah malam nanti.
Selain mampu bermain piano, Yesung dicintai fansnya, yang biasa disebut Clouds, karena kemampuan olah vokalnya yang luar biasa. Yesung sering memenangkan beragam penghargaan atas lagu solo yang dia nyanyikan sendiri seperti lagu It Has To Be You yang menjadi soundtrack dari serial Cinderella's Onnie atau Waiting For You yang mengisi di serial Paradise Ranch.
Idola yang dikenal atas kesayangannya terhadap kura-kura peliharaannya yang bernama Ddangkomma ini direncanakan akan mengikuti wajib militer pada tahun depan.

Lee Min Ho Pacari Park Min Young


Drama tarik ulur seputar hubungan dua selebriti ternama Korea, Lee Min Ho dan Park Min Young akhirnya berakhir. Agency Lee Min Ho. StarHaus Entertainment, akhirnya memberikan konfirmasi bahwa dua bintang tersebut memang tengah berpacaran.
"Sepertinya banyak yang salah mengerti," ucap perwakilan dari StarHaus Entertainment. "Kami hanya hati-hati tentang bagaimana media menggambarkan hubungan mereka dengan istilah 'cinta yang membara'," lanjut perwakilan tersebut ketika diwawancarai oleh kantor berita Star News.
Perwakilan tersebut pun menceritakan awal kedekatan dua bintang tersebut. Satu klarifikasi untuk menghindari kesalahpahaman tentang hubungan keduanya akhirnya diberikan, di mana ia menegaskan kembali bahwa Lee Min Ho dan Park Min Young benar-benar berpacaran.
"Lee Min Ho dan Park Min Young telah mengenal satu sama lain, di mana mereka mampu menemukan kelebihan dari masing-masing ketika menjalani syuting serial CITY HUNTER. Ini benar jika keduanya telah membangun perasaan yang hangat satu sama lain," ucap perwakilan tersebut.
Hubungan keduanya sempat bocor ke publik, namun disangkal dan akhirnya kini konfirmasi tentang hubungan keduanya diberikan. Para fans pun dengan hangat memberikan ucapan selamat kepada pasangan yang tengah berbahagia ini, meski tak sedikit juga yang patah hati.

Selasa, 23 Agustus 2011

Taukah Anda Wanita Korea Ternyata 'Sulit Menikah'


Drama Korea seakan menggambarkan betapa indahnya dunia cinta mereka, tapi nyatanya tidak demikian.
Anda yang suka iri dengan drama Korea, seharusnya justru bersyukur! Meski sinetron Indonesia banyak mengumbar intrik mertua-anak dan kegagalan pernikahan, justru di negeri ini tidak sulit untuk menikah di usia 20an dan jarang sekali orang yang memilih hidup membujang. Di Indonesia, selalu saja ada teman dan anggota keluarga yang buru-buru 'menolong' wanita untuk mendapatkan jodohnya.

Namun di Korea, banyak wanita berumur 30 sekian yang mengeluh betapa susahnya untuk menikah. Hampir mustahil bagi mereka menemukan pasangan yang potensial, bahkan lebih sulit lagi meminta rekan atau anggota keluarga mengenalkan calon suami. Mungkin karena itu pula, drama Korea cenderung bercerita muluk dan serba imajiner. Bertemu melalui serangkaian kebetulan hingga dikejar-kejar lelaki ganteng kaya raya? Kisah indah seperti itu tentu hanya terjadi pada satu di antara 10 wanita di dunia ini. Lantas, apakah ekspektasi yang terlalu tinggi akibat terbawa kisah drama itulah yang menyebabkan wanita di Korea susah mendapatkan pasangan?

Hal ini juga yang menyebabkan di negara mereka sendiri banyak drama Korea mendapatkan rating yang tinggi justru lantaran mengambil tema kehidupan wanita di umur 30-an. Sebut sajaMY LOVELY SAM SOON dan WIFE TEMPTATION yang juga menuai respon bagus saat ditayangkan di salah satu channel TV swasta Indonesia. Drama berseri tersebut bercerita tentang bagaimana wanita single di umur 30 ke atas berusaha menyesuaikan dengan standar hidup masyarakat Korea namun juga harus berjuang mendapatkan cinta.

Kasus terlambat menikah sepertinya disebabkan oleh kebingungan para wanita Korea. Mereka nampaknya masuk dalam 3 kategori berikut ini. Kategori pertama adalah tipe survival alias mereka yang cenderung memilih bertahan di rumah, mengurusi rumah tangga dan anak-anak.

Kategori kedua adalah dependant alias tipe wanita yang sebenarnya sudah mampu mengurusi diri sendiri namun memerlukan lelaki dengan penghasilan yang lebih tinggi sehingga mereka bisa memilih akan bekerja atau tidak setelah menikah.

Tipe ketiga adalah preserving, yaitu wanita dengan penghasilan sangat tinggi dan hanya mempertimbangkan pernikahan yang tidak mengganggu perjalanan karirnya.

Kebanyakan wanita Korea masuk di kategori kedua, tipe dependant, karena mereka tidak berencana menghabiskan hidup mereka sendirian. Oleh karena itu mereka mulai cemas mencari pasangan hidup yang dapat mengurusi mereka.

Meski demikian, menerima lelaki dengan latar belakang finansial yang bagus juga tak selamanya menguntungkan. Jika mereka bertemu pria kaya, para wanita ini khawatir status mereka akan turun ke kategori pertama. Menjadi tipe survival sangat ditakutkan wanita Korea saat ini, karena mereka tidak ingin tinggal diam mengurusi rumah saja. Masalah lainnya adalah jika para wanita ini tetap harus bekerja, mereka takut tetap harus mengurusi rumah dan anak-anak.

Tentu jarang sekali ada lelaki yang mampu memberikan wanita Korea ini kedua-duanya; kebebasan bekerja dan rumah tangga. Dengan persyaratan yang begitu sulit, tak heran para wanita ini sulit mendapatkan jodoh yang diinginkan. Mungkin lebih baik bagi para wanita pencari cinta ini untuk keluar dari mindset seorang dependant dan beralih menjadi coexist. Alih-alih berpikir tentang keuntungan materi, mencari suami yang mampu menjadi pasangan hidup menjadi pilihan yang lebih realistis. Memilih pasangan hidup berarti memilih orang yang bisa berbagi beban dan melakukan apa pun bersama-sama. Urusan karir atau materi selalu bisa direncanakan seiring berjalannya pernikahan.

Nah, bagaimana dengan wanita Indonesia yang juga banyak terpengaruh imbas Korean Wave? Tentunya wanita Indonesia dan generasi muda Korean-addict harus disadarkan bahwa apa yang terjadi di drama memang hanya sebuah drama. Jangan sampai apa yang Anda tonton membuat Anda menjadi pemilih dan berekspektasi terlalu tinggi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Visitors

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktops